5 Cara Menghindari Kampanye Hitam dalam Pemilu

5 Cara Menghindari Kampanye Hitam dalam Pemilu

Menjelang pemilu 2024 para kandidat calon pemimpin negara Indonesia sudah mulai berkampanye dan menunjukkan citranya pada masyarakat. Dalam masa berkampanye tentunya kita pernah mendengar istilah kampanye hitam atau black campaign. Black campaign adalah upaya merusak reputasi seseorang dengan mengeluarkan propaganda negatif. Perlakuan ini biasanya ditujukan kepada individu atau kelompok tertentu. Target umumnya biasanya berupa aktivis, politikus, dan kandidat politik. Saat ini black campaign dilakukan melalui cara yang lebih canggih yaitu melalui media sosial. Lantas sebagai masyarakat, bagaimanakah cara kita untuk menghindari black campaign dalam pemilu?

Hal-hal yang termasuk dalam kegiatan black campaign menurut undang-undang pemilu biasanya berkaitan dengan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu, pelanggaran administrasi pemilu, sengketa pemilu, dan tindak pidana pemilu. Sebelum teknologi canggih seperti sekarang, black campaign dilakukan dengan cara penyebaran pamflet, fotokopi artikel yang berisi ujaran-ujaran negatif yang menjelekkan pihak lawan. Sedangkan pada saat ini, black camping dilakukan secara modern melalui penyebaran informasi di media sosial.

Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk menghindarinya? Simak cara-caranya berikut ini.

  1. Perhatikan Reputasi Media

Hal pertama yang perlu diperhatikan ialah cermat dalam mengetahui reputasi media. Terutama media yang menyebarkan berita, sebab pengibaran berita pada dewasa ini sangat cepat pergerakannya. Seiring kemajuan teknologi banyak bermunculan media atau portal-portal baru. Untuk itu kita harus cermat dalam memilah reputasi media penyampaian berita, apakah kredibel sumbernya atau tidak jelas. Carilah sumber informasi dari media yang nama-namanya sudah besar.

  1. Selidiki Berita Kompetitor

Jika kamu mendapatkan sebuah informasi dari salah satu sumber jangan buru-buru menelan mentah-mentah semua informasi pada halaman tersebut. Sebaiknya kamu melakukan penyelidikan kecil-kecilan terhadap berita sejenis yang ditulis oleh kompetitor atau lawan. Meskipun mungkin pendapat dalam penulisan pihak lawan tersebut tidak kita sukai ataupun bertentangan, namun tujuan melihat berita versi kompetitor ialah agar kita dapat menimbang-nimbang argumen dari kedua pihak. Nah, jika sudah terciptanya posisi netral maka kamu akan lebih bijak menentukan keputusan.

  1. Pahami Maksud Penulis

Dalam setiap berita terdapat ciri khas penulis yang tertuang dalam tulisan dan menciptakan pemikiran yang mencerminkan integritasnya. Saat ini banyak platform yang dipakai oleh penulis untuk mengeluarkan tulisannya seperti blog, media sosial, maupun forum online. Sebelum mempercayai mentah-mentah akan tulisan yang mereka buat ada baiknya kita mencari tahu latar belakang penulis tersebut. Jadi jika dirasa terdapat kecurigaan dalam berita yang disampaikan, kita bisa tahu siapa penulisnya. Mencari latar belakang penulis cukup mudah dengan melakukan pencarian melalui internet.

  1. Wajib Verifikasi

Kemajuan teknologi saat ini memudahkan masyarakat untuk dapat memverifikasi berita yang muncul kepada orangnya langsung. Jika dirasa ada berita yang mencurigakan mengenai proses pemilu masyarakat bisa memanfaatkan media sosial dengan menghubungi para politikus dan publik figur. Dengan melakukan verifikasi maka kita akan meminimalisir berita palsu atau hoax yang disebarkan oleh oknum black campaign.

  1. Waspadai Hoax

Waspadai hoax atau berita palsu. Jika kamu menerima opini negatif atau black campaign dalam pemilu jangan langsung disebarluaskan. Sikap langsung menyebar tersebut tidak baik, terlebih lagi belum tentu berita itu benar. Ada baiknya coba cari tahu kebenaran berita tersebut, caranya dengan:

  1. Dapatkan berita melalui media-media kredibel atau media arus utama (mainstream) yang sudah terverifikasi Dewan Pers. Pengecekan bisa dilakukan melalui dewanpers.or.id/data/perusahaanpers.
  2. Cek hoax melalui www.kpu.go.id/page/read/1040/hoax-pemilu

Itu tadi 5 cara melawan kampanye hitam dalam pemilu. Pastikan menggunakan hak pilih dengan bijak dan jangan pernah golput. Sebab Golput merupakan yang dapat merugikan masa depan negara. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai politik cerdas berintegritas kamu bisa mengunjungi situs ACLC KPK. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan informasi mengenai nilai integritas dan sikap antikorupsi yang tentunya penting dimiliki oleh para peserta pemilu yang akan dipilih nantinya pada situs tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *